Terdeteksi Perangkat Mobile
Mode App Skrining
8 Dimensi Kesejahteraan Remaja

Skrining Kesehatan Mental Remaja

Jawablah dengan santai dan jujur. Tidak ada jawaban benar atau salah, semua perasaanmu berharga.

Langkah: Identitas 0% Selesai
Hai! Kamu Sedang Mengisi dalam Mode Tamu

Kamu bisa langsung mengisi sekarang. Namun, masuk atau membuat akun siswa memiliki keuntungan istimewa:

Riwayat Kontrol terpantau berkala oleh Guru BK
Saran & Solusi personal dari konselor sekolah
Lencana Apresiasi (Badges) & Poin Reward
100% Privat & terenkripsi aman
Masuk Sekarang Agar Tersimpan Permanen

Selamat Datang di Ruang Asesmen

Mari kenali kesehatan mental dan suasana hatimu dengan lebih baik.

Data Diri Anda (Tamu / Anonim)
Dimensi 1 dari 8

Stress

Mengukur tingkat stres siswa.

1 Saya merasa tegang atau sulit untuk bersikap rileks ketika menghadapi tugas sekolah.
2 Saya merasa mudah marah atau kesal terhadap hal-hal sepele.
3 Saya merasa terbebani dengan banyaknya tugas yang diberikan sekolah.
4 Saya merasa cemas ketika harus menghadapi ujian atau ulangan.
5 Saya kesulitan berkonsentrasi karena terlalu banyak pikiran.
6 Saya merasa tubuh saya mudah lelah atau sakit ketika banyak tekanan.
7 Saya merasa kesulitan mengatur waktu antara belajar dan kegiatan lainnya.
8 Saya merasa mudah tersinggung ketika berada dalam tekanan.
9 Saya merasa kepala sering pusing akibat memikirkan banyak hal.
10 Saya merasa kesulitan menikmati kegiatan yang biasanya saya sukai.
11 Saya merasa gugup ketika harus tampil atau berbicara di depan kelas.
12 Saya merasa kesulitan tidur karena memikirkan masalah sekolah.
13 Saya mampu mengelola stres yang saya alami dengan baik.
14 Saya merasa tenang meskipun banyak pekerjaan yang menumpuk.
Dimensi 2 dari 8

Kecemasan

Mengukur tingkat kecemasan.

1 Saya merasa khawatir berlebihan terhadap masa depan atau ujian sekolah.
2 Saya sering merasa khawatir terhadap hal-hal yang belum terjadi.
3 Saya mengalami jantung berdebar kencang saat diminta berbicara di depan umum.
4 Saya merasa sulit mengendalikan rasa cemas yang muncul tiba-tiba.
5 Saya merasa takut menghadapi penilaian atau kritik dari orang lain.
6 Saya mengalami perasaan gelisah yang sulit dijelaskan.
7 Saya merasa tegang ketika berada di lingkungan yang ramai.
8 Saya merasa cemas ketika memikirkan pendapat teman tentang diri saya.
9 Saya merasa sulit untuk rileks ketika menghadapi hal baru.
10 Saya sering membayangkan hal-hal buruk yang mungkin terjadi.
11 Saya merasa nyaman dan tenang dalam situasi yang tidak pasti.
12 Saya merasa percaya diri menghadapi hal-hal yang belum saya ketahui.
13 Saya merasa dapat mengatasi perasaan cemas yang muncul pada diri saya.
14 Saya merasa dapat mengendalikan pikiran cemas yang mengganggu.
Dimensi 3 dari 8

Kesejahteraan Emosional

Mengukur kondisi emosional.

1 Saya merasa kurang bersemangat dalam menjalani kegiatan sehari-hari.
2 Saya merasa sedih atau murung hampir sepanjang hari.
3 Saya merasa kehilangan semangat atau minat terhadap hobi yang biasa saya sukai.
4 Saya merasa putus asa ketika menghadapi kegagalan.
5 Saya merasa pesimis atau sedih tanpa alasan yang jelas.
6 Saya merasa tidak berharga atau kurang berguna.
7 Saya merasa kesulitan merasa bahagia meskipun ada hal baik terjadi.
8 Saya merasa mudah menangis atau emosional tanpa alasan jelas.
9 Saya merasa kelelahan meskipun tidak melakukan aktivitas berat.
10 Saya merasa masa depan saya cerah dan penuh harapan.
11 Saya merasa bahagia dengan kehidupan yang saya jalani saat ini.
12 Saya merasa semangat untuk memulai aktivitas setiap harinya.
13 Saya merasa dapat menikmati hidup saya meskipun ada masalah.
14 Saya merasa mampu memulihkan semangat setelah mengalami kekecewaan.
Dimensi 4 dari 8

Kepercayaan Diri

Mengukur rasa percaya diri.

1 Saya merasa percaya diri dengan kemampuan yang saya miliki.
2 Saya merasa mampu menyelesaikan masalah tanpa bantuan orang lain.
3 Saya merasa bangga terhadap pencapaian yang telah saya raih.
4 Saya merasa nyaman menjadi diri sendiri di depan orang lain.
5 Saya merasa nyaman bergaul dan berdiskusi dengan teman sekelas.
6 Saya mampu mengambil keputusan dengan yakin dan bertanggung jawab.
7 Saya merasa kesulitan mengungkapkan perasaan saya kepada keluarga atau sahabat.
8 Saya merasa mampu mengemukakan pendapat di hadapan banyak orang.
9 Saya merasa ragu terhadap keputusan yang saya ambil.
10 Saya merasa kurang yakin dengan pendapat yang saya miliki.
11 Saya merasa mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.
12 Saya merasa malu ketika diminta tampil di depan kelas.
13 Saya merasa mampu menghadapi kegagalan dan mencoba kembali.
14 Saya merasa nyaman memulai percakapan dengan orang yang baru dikenal.
15 Saya merasa percaya diri menyampaikan ide dalam diskusi kelompok.
Dimensi 5 dari 8

Hubungan Sosial

Mengukur hubungan sosial siswa.

1 Saya merasa mudah berteman dan bergaul dengan orang baru.
2 Saya merasa didukung oleh teman-teman di sekitar saya.
3 Saya merasa kesulitan mempertahankan pertemanan yang baik.
4 Saya merasa nyaman bekerja sama dengan teman dalam kelompok.
5 Saya merasa sering dikucilkan atau diabaikan oleh teman sebaya.
6 Saya merasa dapat mengungkapkan pendapat tanpa takut dimusuhi.
7 Saya merasa memiliki teman yang dapat dipercaya untuk berbagi cerita.
8 Saya mampu menenangkan diri sendiri ketika sedang merasa sedih atau kecewa.
9 Saya merasa kesulitan memahami perasaan orang lain.
10 Saya merasa nyaman saat berada di tengah-tengah kelompok teman.
11 Saya merasa sering terlibat konflik dengan teman sekelas.
12 Saya merasa diterima dan dihargai oleh teman-teman saya.
13 Saya merasa mudah meminta bantuan kepada teman ketika kesulitan.
14 Saya merasa nyaman membantu teman yang sedang menghadapi masalah.
Dimensi 6 dari 8

Motivasi Belajar

Mengukur motivasi belajar.

1 Saya merasa termotivasi untuk belajar demi mencapai cita-cita saya.
2 Saya merasa malas ketika harus mengerjakan tugas sekolah.
3 Saya memiliki jadwal belajar yang teratur di rumah.
4 Saya merasa bersemangat mengikuti pelajaran di kelas.
5 Saya merasa mudah menunda-nunda pekerjaan rumah.
6 Saya merasa bangga ketika berhasil memahami materi pelajaran.
7 Saya merasa malas ke sekolah karena pelajaran membosankan.
8 Saya aktif bertanya ketika tidak memahami pelajaran.
9 Saya memiliki target belajar yang jelas dan berusaha keras mencapainya.
10 Saya merasa nilai yang bagus adalah hal yang penting bagi saya.
11 Saya merasa kesulitan menemukan alasan untuk belajar.
12 Saya merasa terdorong untuk mengerjakan tugas sebaik mungkin.
13 Saya merasa bersemangat mengerjakan soal yang menantang.
14 Saya merasa cepat bosan ketika belajar dalam waktu lama.
Dimensi 7 dari 8

Regulasi Emosi

Mengukur kemampuan mengendalikan emosi.

1 Saya mampu menahan emosi ketika sedang marah.
2 Saya merasa mudah meledak emosi ketika menghadapi masalah.
3 Saya mampu menenangkan diri ketika merasa kecewa.
4 Saya merasa kesulitan mengendalikan perasaan kecewa.
5 Saya mampu berpikir jernih sebelum bertindak ketika marah.
6 Saya merasa mudah tersulut emosi oleh perkataan orang lain.
7 Saya mampu mengenali dan memahami perasaan saya sendiri.
8 Saya merasa kesulitan untuk pulih dari perasaan sedih.
9 Saya mampu mengelola perasaan takut dengan baik.
10 Saya percaya diri dengan kemampuan dan bakat yang saya miliki.
11 Saya merasa cenderung menyimpan perasaan negatif terlalu lama.
12 Saya mampu mengungkapkan perasaan dengan cara yang sehat.
13 Saya merasa tenang ketika menghadapi situasi yang membuat kesal.
14 Saya merasa mudah panik ketika menghadapi keadaan darurat.
Dimensi 8 dari 8

Kualitas Tidur

Mengukur kualitas tidur siswa.

1 Saya merasa cukup tidur dan bangun dengan segar di pagi hari.
2 Saya sering terbangun di tengah malam dan sulit tidur kembali.
3 Saya tidur larut malam karena bermain ponsel atau menonton.
4 Saya merasa mengantuk dan tidak fokus di kelas karena kurang tidur.
5 Saya memiliki jadwal tidur yang cukup teratur setiap malam.
6 Saya merasa mimpi buruk mengganggu kualitas tidur saya.
7 Saya merasa waktu tidur saya cukup untuk mendukung aktivitas belajar.
8 Saya merasa sulit memejamkan mata meskipun sudah lelah.
9 Saya merasa kualitas tidur saya baik dan menyegarkan.
10 Saya sering begadang karena memikirkan tugas atau masalah pribadi.
11 Saya mengalami kesulitan untuk tidur nyenyak di malam hari.
12 Saya merasa mudah tertidur ketika waktu tidur sudah tiba.
13 Saya merasa mengantuk sepanjang hari karena tidur yang tidak nyenyak.
Beranda Skrining Bantuan BK Masuk